Kumpulan Artikel tentang Informasi dan Teknologi

Tips Mengatasi Memori Internal Low Di Android

Post In:

Tutorial Android

– By Aingindra – Apr 21, 2015

Ponsel dengan Sistem Android sekarang ini tengah menjadi trend, begitu pula dengan tablet yang mengusung OS tersebut. Sayangnya dibalik kecanggihan yang ditawarkan ponsel ataupun tablet yang memiliki sitem operasi android ada sedikit kekurangannya, yaitu memory internal yang mudah sekali penuh. Hal ini tidak hanya disebabkan oleh terlalu sedikitnya ruang penyimpanan yang ditawarkan, melainkan disebabkan juga oleh pengguna yang terlalu banyak mengistal aplikasi.

Memory internal yang sudah penuh atau hampir penuh akan membawa dampak buruk bagi ponsel dan tablet itu sendiri. Misalnya sms yang tidak mau masuk, kinerja gadget yang mulai melambat sampai terjadinya LAG ketika bermain game. Dan jika hal ini dibiarkan, secara perlahan anda telah merusak gadget anda sendiri.

Oleh sebab itu, pada kesempatan kali ini saya akan share tips tentang cara Mengatasi Memori Internal Low Di Android.

  1. Pindahkan/Simpan Aplikasi Pada SD Card

Agar memory internal perangkat android anda tidak cepat penuh, sebaiknya ketika menginstal Aplikasi disimpan pada SD card. Namun buat anda yang terlanjur menyimpannya di internal memory dapat langsung memindahkannya juga ke penyimpanan SD card. Berikut caranya, khusus untuk ponsel yang menggunakan OS android 2.3 Gingerbread.

– Tekan pada tombol Home

– Tekan pada tombol Menu

– Selanjutnya klik setting

– Klik aplication

– Lalu klik menage aplication

– Berikutnya klik pada aplikasi yang mau dipindah

– Terus klik movo to SD Card

Perlu dicatat, bila pada ketika hendak memindahkan aplikasi tidak terdapat tulisan Move to SD card, berarti aplikasi yang hendak dipindahkan sudah lebih dulu tersimpan pada SD card.

  1. Instal Aplikasi Move2Sd Enabler

Biasanya pada perangkat yang menggunakan OS android 4.0 ke atas, move to sd card tidak dapat diklik. Oleh karena itu, untuk menyiasati hal tersebut anda dapat menginstal Move2SD Card. Karena dengan aplikasi ini tulisan move to sd card yang tadinya tidak dapat di klik, akan dipaksa untuk dapat di klik. Jadi anda bisa memindahkan aplikasi yang terinstal pada internal memory ke SD card, berikut cara penggunaannya.

– Silakan root terlebih dahulu Ponsel Android anda

– Selanjutnya aktifkan mode USB Debugging, caranya masuk ke menu setting lalu aplication kemudian development.

– Langkah selanjutnya tinggal menginstal aplikasi Move2SD Enabler

– Setelah terinstal tinggal menjalankan aplikasi tersebut, lalu klik eksternal kemudian klik apply.

– Sekarang tinggal memindahkan aplikasi dari memory internal ke SD card, caranya seperti tips no satu.

  1. Bersihkan Chace

Langkah terakhir agar internal memory android tidak low, sebaiknya lakukan pembersihan pada chace. Mungkin anda bingung apa itu chace? Perlu diketahui, chace pada android adalah data-data yang disimpan sementara pada memory internal perangkat android. Data – data tersebut berasal dari setiap aplikasi yang dijalankan, tujuan adanya chace adalah agar ketika pengguna membuka aplikasi yang sudah pernah di buka prosesnya tidak akan lama. Dan hal ini juga menjelaskan terjadinya pengurangan kapasitas memory internal secara tiba – tiba, padahal anda sendiri tidak menginstal atau menambahkan file. Untuk membersihkan chace dapat melalui cara berikut.

– Tekan pada tombol Home

– Tekan Menu

– Klik setting

– Klik aplikasi

– Klik menage aplication

– Silakan klik pada aplikasi yang ingin dibersihkan chacenya.

– Terakhir tinggal klik clear chace

Pada intinya agar memory internal android anda tidak low, sebaiknya stop menyimpan file di memory internal. Dan jangan lupa hapus juga sms yang berada di kotak masuk maupun kotak keluar. Selebihnya semua tergantung anda, jika tidak ingin memory internal penuh sebaiknya gunakan SD Card

Artikel 6

Aplikasi Berbasis Desktop Berhasil Digagas Siswa SMKN 1 Bawang

on 15 Okt 2013 at 10:35 WIB

Citizen6, Banjarnegara: Di jaman modern ini, informasi komunikasi teknologi bukan sesuatu yang asing di telinga kita. Bahkan orang awam sekalipun sekarang sudah bisa mengoperasikan komputer.

Dunia edukasi pun sekarang sudah terjamah bidang teknologi informasi, mulai dari proses pembelajaran online (e-learning),  bahkan proses demokrasi di lingkungan sekolah pun sudah menggunakan bidang IT. Seperti yang dilakukan oleh SMK Negeri 1 Bawang. Mereka mencoba menggunakan sistem baru untuk proses pemilihan Ketua Osis angkatan 2013/2014. Sistem berbasis IT ini menggunakan software desktop yang dibangun oleh siswa sendiri. Terdapat beberapa fasilitas dan keunggulan dari proses demokrasi ini.

Adalah Raka Adi Nugroho, siswa yang menggagaskan tentang demokrasi model IT ini. Ia berhasil membangun projek aplikasi berbasis desktop yang telah dirancangnya beberapa bulan sebelum proses pemilihan Ketua Osis dilaksanakan.

“Suatu negara atau bangsa maju itu bisa dilihat dari proses cara negara tersebut berdemokrasi,” tutur Raka Adi Nugroho.

Raka, sang pembuat dan penggagas software ini juga menjelaskan beberapa kelebihan dan keunggulan dari sofware yang ia buat, seperti:

1. Efisiensi waktu

“Yang saya lihat saat proses demokrasi adalah pemilihan yang mengambil waktu hingga 1 hari, dan itu pun bisa lebih. fungsi dari aplikasi ini adalah memperhemat waktu yang saya perhitungkan hingga 15 %,” tutur Raka.

2. Lebih akurat

“Proses yang saya lihat di Indonesia masih sangat tradisional. Mulai dari pembuatan hingga proses perhitungan, semua mungkin dilakukan dengan cara manual. Namun aplikasi saya ini bisa menghitung 5 menit setelah proses pemilihannya selesai. Dan saya yakin datanya akurat,” tutur Raka.

3. Tidak ada data rangkap

“Karena orang Indonesia yang adil dan tidak pilih kasih, makanya banyak yang memilih lebih dari satu pasangan calon pada saat pemilihan berlangsung,” tuturnya sambil tersenyum. Terkait hal ini, Raka membandingkan dengan Software yang dibuatnya. Ia mengatakan pemilihan rangkap tidak mungkin terjadi karena menggunakan opsi string yang berbeda dan mungkin masih banyak keunggulan dari model pemilihan ketua Osis (Pilketos) seperti ini.

“Software pemilihan ketua osis ini rencananya akan diluncurkan sebagai free license, dan langsung bisa di unduh di situs resminya http://www.pilketos.org. Semoga bisa dirilis lebih cepat dan langsung digunakan di sekolah lainnya,” tambah Raka. (Raka Adi Nugroho/Mar)

Artikel 7

Indonesia Siap Luncurkan Satelite A2 September 2015

Aug 14, 2015

Satelit merupakan sebuah benda yang mengorbit benda tertentu dan memiliki revolusi dan rotasi tertentu. Di angkasa luar terdapat dua jenis satelit, yaitu satelit alam dan satelit buatan. Pada era sekarang ini satelit buatan difungsikan untuk layanan telekomunikasi atau komukasi jarak jauh.

Saat ini Indonesia telah memiliki kurang lebih 18 satelit yang telah mengorbit mengelilingi bumi. Dilansir dari Okezone (14/08/2015), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) diagendakan akan meluncurkan Satelit A2 pada September tahun ini. Satelit A2 merupakan satelit yang murni dibuat di Indonesia oleh para Insinyur Indonesia. Berbeda dengan satelit pendahulunya yang merupakan buatan luar negeri.

“Satelit LAPAN-A2 merupakan satelit besutan anak bangsa, berbeda dengan pendahulunya A-1 yang pembuatannya dilakukan di Jerman. Sedangkan A2 murni dibuat oleh insinyur kita dan diproduksi di dalam negeri dengan sumber daya yang dimiliki LAPAN,” kata Kepala LAPAN, Thomas Djamaluddin, dalam kegiatan sosialisasi Satelit LAPAN-A2, di Bogor. Satelit Lapan A-2 ini merupakan satelit kedua yang diluncurkan selama satu dekade setelah peluncuran LAPAN A-1, Ungkap Thomas Djamaluddin selaku kepala LAPAN.

Perampungan satelit A-2 selesai pada Agustus 2012 oleh para peneliti LAPAN. Dengan telah selesainya satelit buatan anak bangsa ini, merupakan sebuan pencapaian yang berhasil bangsa Indonesia dalam dunia persatelitan. Pada satelit sebelumnya, LAPAN bekerja sama dengan TUSBAT telah berhasil meluncurkan satelit A-1 pada 2007 di Berlin, Jerman.

Satelit A-2 ini merupakan satelit mikro yang memiliki bobot seberat 78 kg, dan akan mengorbit pada ketinggian 650 km dari permukaan bumi. Rencananya satelit A-2 akan diluncurkan di negara Jerman dan akan menumpang satelit induk ASTRO SAT milik negara tersebut yang bakal meluncur bulan September besok. Pengiriman satelit A-2 sendiri akan diberangkatkan 30 Agustus ini ke negara tersebut. Sementara itu dipilihnya Agustus untuk pemberangkatan satelit A-2 agar ikut memeriahkan momen Hari Kemerdekaan Nasional ke 70 yang keseluruhan dari satelit merupakan karya asli anak bangsa Indonesia.

“Diprediksikan membutuhkan 14 hari setelah diluncurkan data satelit baru bisa didapatkan. Sebelum peluncuran, tim teknisi dari LAPAN akan memeriksa kondisi setelit setelah menempuh perjalanan dari Indonesai menuju India, untuk memastikan tidak ada perubahan akibat perjalanan,” Ujar Suhermanto, selaku Pusteksat LAPAN yang dikutip dari Okezone (14/08/2015).

Kabarnya satelit A-2 akan secara optimal dapat beroperasi setidaknya dalam hal 14 jam, dan satelit ini memiliki misi utama yaitu melakukan pemetaan bumi, pemantauan kapal laut dan komunikasi amatir. Kabarnya satelit ini akan mengorbit melintasi Indonesia selama 1,5 jam sekali. Satelit A-2 juga memiliki kamera dengan resolusi 4 hingga 5 meter.

Disisi lain Rika Andrianti, selaku Deputi Teknologi Dirgantara LAPAN, mengatakan akan akan segera merampungkan satelit A-3 setelah penluncuran A-2. Satelit A-3 sendiri merupakan hasil kerja sama dengan IPB yang nantinya akan memiliki misi untuk kepentingan pertanian. Satelit itu kabarnya akan diberi nama LISAT yang mungkin akan meluncur pada 2016 mendatang.

Dengan mampunya Indonesia membuat satelit sendiri ini merupakan sesuatu yang membanggakan untuk Indonesia.

 

Artikel 8

Era Pengawasan & Identifikasi dengan Teknologi Canggih Mirip Novel 1984 Karya George Orwell Sudah Hadir?

Oct 6, 2015

Saat ini, berbagai bidang teknologi telah berkembang sangat pesat, khususnya di bidang teknologi digital yang seakan tiada henti untuk dikembangkan. Tak terkecuali teknologi untuk mengawasi maupun mengenali identitas seseorang melalui anggota tubuh manusia tersebut seperti wajah.

Ilustrasi (Kredit: Extremetech)

Untuk sekarang ini, kita telah mengenal teknologi pengenal seseorang, seperti sensor sidik jari/finger print untuk mengenali sidik jari seseorang, atau sebagian dari kita mungkin telah menggunakan fitur pengunci smartphone menggunakan wajah. Teknologi seperti itu sudah umum digunakan sekarang, namun bagaimana jika ada sebuah kamera yang dapat langsung mengidentifikasi seseorang tanpa harus bertatapan muka langsung? Bahkan sekarang juga sudah ada sensor iris mata utk identifikasi dan autentikasi.

Ya, sepertinya teknologi pengawasan maupun pengenalan wajah otomatis telah dimulai, di mana sebuah kamera keamanan akan dapat menangkap wajah Anda dengan cepat tanpa perlu Anda melihat ke kamera itu, dan kamera itu akan langsung dapat mengidentifikasi data pribadi Anda dan banyak informasi lainnya.

Teknologi itu bisa menjadi layanan personalisasi yang sangat luar biasa dan juga memungkinan tingkat pengawasan lebih baik untuk berbagai kebutuhan yang positif. Namun teknologi yang tengah dikembangkan ini sayangnya belum memiliki aturan penggunaan yang jelas hingga saat ini sehingga memungkinkan celah untuk penyalahgunaan.

Bayangkan jika Anda masuk kedalam sebuah toko, dan penjaga toko akan langsung tahu nama Anda melalui kamera yang terpasang didepan pintu masuk toko. Kamera dan komputer akan melihat wajah Anda dan mencocokannya dengan database toko dan database pemasaran lain yang sudah menjadi langganan Anda. Canggih bukan?

Mereka bahkan bisa saja mengetahui berapa gaji Anda, nama, pekerjaan, kepentingan Anda, serta dapat mengetahui perasaan Anda yang mereka baca melalui tweet sehari-hari atau postingan dari sosial media. Bahkan bisa saja mereka menentukan apakah Anda harus diperlakukan dengan baik, atau membuat Anda merasa tidak nyaman supaya kemudian Anda beralih dari tempat itu.

Dan apabila bekerja sama dengan kepolisian, mereka akan tahu siapa Anda, alamat, dan catatan kriminal Anda. Dengan begitu, potensi diskriminasi bisa tinggi, terutama bagi mereka yang berpenghasilan rendah dimana untuk kelompok orang-orang ini sangat sering dilecehkan untuk hal-hal seperti tiket parkir yang belum dibayarkan dan masalah kecil lainnya.  Bahkan bisa saja di negara tertentu ada orang-orang ditahan hanya karena pandangan politik mereka yang berbeda, sehingga adanya teknologi ini bisa menjadi mimpi buruk.

Teknologi pengenalan wajah oleh komputer dulunya sangat banyak kekurangannya, dan kini perlahan-lahan meningkat seiring perkembang teknologi. Teknologi terkait yang sudah ada saat ini salah satunya algoritma dari Google yang dapat mencocokkan foto bayi dan foto dewasa pada orang yang sama dengan akurat.

Sedangkan Facebook memiliki algoritma yang dapat mengenali seseorang dari gaya rambut, bentuh tubuh dan bahasa tubuh yang mana algoritma dapat bekerja meski wajah seseorang tidak teridentifikasi. Sosial media seperti Facebook, mengumpulkan data diri seperti dimana Anda lahir, tempat Anda bekerja, bahkan yang lebih intens seperti dimana lokasi Anda saat ini yang Facebook dapatkan dari GPS pada perangkat Anda.

Namun pernahkah Anda berfikir bahwa teknologi pengenalan identitas seseorang seperti ini dapat memicu hal yang tak diinginkan, seperti adanya pemerintahan yang memiliki pengawasan penuh dan kontrol atas warganya sehingga meniadakan privasi warganya?

Bayangkan jika semua data diri Anda yang sudah terekam kemudian ada teknologi semacam kaca mata yang dapat mengidentifikasi diri Anda melalui database yang telah terekam, entah itu dari sosial media atau yang lain. Bukan kah ini telah melanggar hak privasi seseorang, karena mengawasi secara terus menerus?

Keadaan ini mirip-mirip seperti isi novel 1984 yang menggambarkan dunia saat itu dikuasai oleh pemerintahan otoriter yang memerintah secara negatif. Seperti warga negara lainnya, Winston Smith yang merupakan tokoh utama dalam novel ini yang merasa hidupnya sangat terkekang karena selama 24 jam ia diawasi oleh sebuah alat canggih bernama Teleskrin.

Novel 1984 menceritakan keadaan dimana kehidupan sehari-hari sangat dikekang oleh pemerintahan otoriter (Kredit: Suggestkeyword.com)

Semua hal dapat dipantau oleh alat ini, seperti apa saja yang dilakukan, raut wajah, emosi, dan semuanya bisa dipantau oleh alat ini. Bagi yang tidak ingin berurusan dengan polisi, maka jangan pernah sekali-kali menentang prinsip-prinsip pemimpin meskipun itu hal yang tidak benar. Bahkan untuk hidup pun susah, karena makanan hingga pisau cukur harus dicari ke pelosok atau pasar gelap. Semuanya dikuasai oleh Partai Bung Besar (Big Brother untuk istilah aslinya).

Mengapa kami mengkaitkan hal ini dengan  Novel 1984? Karena teknologi “Teleskrin” yang ada di novel tersebut bisa benar-benar ada. Teleskrin yang ada pada novel tersebut dapat mengetahui apa saja informasi dari semua orang, hal ini sangat berkaitan dengan prinsip teknologi pemindaian seseorang secara otomatis, yang dapat mengetahui tentang apa saja pada diri Anda, termasuk emosi, dll.

Singkatnya, jika tidak diatur secara bijaksana, mungkin teknologi semacam pengenalan diri seseorang dapat berubah menjadi bencana buruk dimasa depan. Dimana kebebasan seseorang sudah tiada lagi, karena semua gerak gerik seseorang telah diketahui oleh pihak otoritas yang memegang kekuasaan saat itu

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s