OPINI PARA SAHABAT :-)

~_~  Opini/esai sabtu, 15 desember 2012
Tentang tato
Anik wikantari

Sebuah seni dan pergunjingan negatif. Orang yang suka memakai tato atau orang bertato pada umunya menganggap tato tersebut merupakan sebuah seni dan ajang untuk membuktikan kekuatan menahan sakitnya ketika melakukan proses tato. Namun, pada khalayak banyak, tato merupakan sebuah hal yang negatif. Masyarakat luas cenderung menilai orang-orang bertato sebagai hal negatif. Melihat sekeliling saya orang-orang dengan tato tidak selalu buruk. Ada yang membuat tato sebagai pelampiasan masalah, ada untuk seni, dan sebagainya. Namun secara keseluruhan tato tidak terlalu berpengaruh asalkan gambar tato tersebut tidak mengandung unsur sara dan proses pembuatannya steril.

Anik wikantari, kelahiran gianyar 5 maret 1998. Dapat dihubungi via facebook ini, twitter @AniikW dan email tari_wikan@yahoo.com

 

~_~ [Opini/Esai Mini, Sabtu 15 Desember 2012]

Judul: Fungsi Tato
Oleh: Ratna Eka Sari

Tato yang berarti tanda biasa digunakan untuk menandai seseorang dengan menorehkan tinta khusus pada permukaan kulit berupa titik atau gambar. Dulu, tato digunakan untuk menandai seorang bangsawan atau penjahat. Namun sekarang, semua itu seakan kandas seiring dengan perkembangan jaman.

Di Indonesia, seseorang yang memiliki tato pada tubuhnya akan terlihat tabu. Tapi kini perkembangan tato semakin meluas, dan setiap orang dapat memiliki tato sesuka hati. Tato merupakan bagian ekspresi untuk mengungkapan sebuah emosi dalam diri seseorang. Memiliki tato memberikan kebahagiaan tersendiri bagi sang pemilik. Oleh karena itu, kita tidak dapat menentang siapapun yang ingin berekspresi memalui tato.

#Biodata Penulis:
Ratna Eka Sari. Lahir di Nganjuk, 28 juni 1995. Akun facebook “Ratna Eka Sari”. Email ratna_eca54121@yahoo.com.

 

‎~_~ (Opini/Esai Mini Sabtu, 15 Desember 2012)

Tato Mengapa Tidak
Oleh : Nurlaeli Umar

Bicara tentang tato, jika dipandang dari berbagai sudut sudah tentu ada yang pro dan kontra. Aku termasuk dari yang pro.

Menurutku, tato itu unik dan menarik. Jika seseorang menginginkan dirinya ditato itu sah-sah saja, selama gambar yang dipilih mempunyai arti, nilai seni dan indah. Tidak asal gambar dan jumlahnya tidak lebih dari dua dalam satu tubuh.

Yang terpenting dan perlu diperhatikan adalah proses pembuatannya harus aman, jarumnya steril dan tidak berganti pakai dengan orang lain. Catnya berkualitas dan dikerjakan dengan profesional oleh seseorang yang profesional pula.

Nurlaeli Umar
Aku penyuka aksara 
Bisa kau temui di fb dengan nama akun pengguna Nurlaeli Umar kkk

 

~_~ OPINi MINI SABTU TANGGAL 15 DESEMBER 2012
TATO SENI MANUSIA YANG KURANG KERJAAN
OLEH :ASKAR MARLINDO

Orang memakai tato menurutku adalah ssesuatu hak yang disatu sisi tidak boleh kita gangu karena tidak dilarang.Tetapi bila dilihat dari sisi lain penggunaan tato ini sangat memaknai bahwa manusia yang memakainya adalah manusia yang menurut saya adalah manusia yang kurang kerjaan.Kenapa saya beropini demikian?Karena tato itu adalah seni yang emmpunyai bentuk indah ettapi letaknya menjadi tidak artistik dan berbentuk seni ketika kita sudah meletakkanya di anggota tubuh kita.Seolah olah kita tidak menghargai bentuk tubuh kita dengan meletakkan tato tersebut di tubuh kita.Padahal tubuh kita ini adalah anugerah dari Allah SWT yang harus kita jaga keindahanya tanpa dinodai oleh lukisan apapun.

Nama saya adalah ASKAR MARLINDO.Saat ini profesi saya adalah seorang penulis dan pengajar Bahasa Inggris dan Mandarin Dasar.Akun FB saya adalah ASKAR MARLINDO dan alamat email saya adalah amarlindo@yahoo.com

 

~_~ [Opini Mini, Sabtu 15 Desember 2012]
Judul : Bagaimana Pengaruh Tato Bagi Dirimu
Oleh : Widia Febriyeni / Wdia Aslima

Tato sebagai suatu lukisan tubuh memiliki pengaruh yang besar bagi konsumennya. Tato adalah melukis tubuh dengan cara melukai tubuh itu sendiri. Maukah kamu menyakiti tubuhmu sendiri hanya untuk kesenangan semata. Terkadang alat yang digunakan untuk mentato tubuh tidak steril sehingga membahayakan kesehatan. tato bukan seni yang sehat. Tato juga menghambat aliran air mengena kulit sehingga bagi kita yang beragama Islam, wudhu dan mandi wajib yang kita lakukan tidak sah. Ternyata tato berakibat buruk bagi kehidupan dunia dan akhirat kita.

Widia Aslima terlahir dengan nama Widia Febriyeni. Seorang perempuan yang lahir dan besar di Padang. Aku bisa dihubungi di nadiaaslima@yahoo.co.id atau http://facebook.com/­farhania.aslima. Aktifitasku saat ini adalah belajar dan mengajar.

 

 

‎~_~ (Opini/Esai Mini Sabtu, 15 Desember 2012)

Ada Apa dengan Tato
Oleh : Nurlaeli Umar

Tato adalah salah satu seni yang berkembang seiring peradaban manusia. Bagi suku-suku tertentu tato berfungsi sebagai tanda bahwa seseorang sudah mencapai usia akil baligh, tolak bala, juga lambang kekuasaan.

Awal mula tato digambar dengan upacara dan peraturan tertentu, hingga berkembang seperti sekarang menjadi tato temporary dan permanen. 

Di masa kini orang memakai tato sebagai sebuah pengekspresian terhadap seni, meski beberapa masih digunakan sebagai lambang sebuah perkumpulan.

Bila berbicara masalah tato dari segi agama, khususnya yang beragama Islam, tentu saja terlarang, hukumnya haram.

Nurlaeli Umar
Aku penyuka aksara
Kau bisa menemuiku di fb dengan akun pengguna Nurlaeli Umar

 

 

‎~_~ [Opini Mini, Sabtu 15 Desember 2012]
Beraneka Tapi Tidak Bermanfaatnya
Opik Hidayat

Kata sebagian orang Tato itu indah dan sebuah anugerah. Tapi menurutku, Tato merupakan musibah dan penghalang hadirnya sebuah berkah. Memang, sejatinya aku tidak tahu detail mengenai Tato tapi kurasa kebermanfaatannya pun memanglah tidak ada. Tato itu hanya membawa derita bagi para penikmatnya sebab nantinya akan sering dijumpai problema dari segala arah, dirinya bahkan orang lain di sekitarnya. Tato itu seakan-akan tidak mensyukuri segala nikmat dan karunia yang ada.

Biodata Penulis
Opik Hidayat adalah nama sebuah pena dari Taufik Hidayat, yang lahir dan besar di kota Bekasi pada tanggal 15 Oktober. Dengan akun Facebook, Opik Hidayat (Kyr).

 

~_~

‎[Opini, 15 Desember 2012]
Tatto dan Tato
Artie

Tatto adalah seni yang ada sejak berabad-abad lalu. Dengan cara menggambar di badan menggunakan sebuah jarum dan gambar akan timbul oleh darah yang tak keluar. Merajah badan sendiri di gunakan sebagai tradisi oleh beberapa suku pedalaman di nusantara.

Tapi saat ini, tatto di bagi menjadi dua yaitu kotemporer dan permanen, yang permanen inilah yang di sebut rajah. Sedangkan kotemporer akan hilang dalam waktu tertentu. Sedangkan tatto permanen akan hilang dengan cara disetrika (dalam segi medis), ataupun operasi plastik.
Dalam segi agama Islam tatto dilarang, karena air wudhu tak akan bisa masuk ke pori-pori kulit. Tapi semua itu di kembalikan kepada individu masing-masing.

Artie, lahir di Salatiga. Twitter @artiepingi
facebook: Artie Ahmad
Blog http://artieahmadp.blogspot.com/

 

‎[Opini Mini Sabtu, 15 Desember 2012]
Tato Style
Oleh : Nurdinillah Ade Katari

Tato Style hanya digunakan sebagai model untuk mencapai kepuasaan tertentu. Tak sampai di situ, Tato Style ini merupakan satu bentuk penjelmaan dari filsafat Marquis De Sade. Dalam teorinya ia menjelaskan, bahwa tingkat kenikmatan tertinggi (klimaks) terletak pada rasa sakit dan satu bentuk dari penolakan terhadap adanya sebuah klasifikasi manusia yang digunakan pada suku-suku pedalaman ataupun masyarakat tradisional. 

Mereka mencoba eksperimen yang mereka anggap baru, namun tanpa disadari mereka yang menato tubuhnya kembali pada abad 3000 SM. Mereka hanya mengejar kenikmatan sesaat dan selalu menolak hal yang abadi. Begitupun pertentangan strata sosial, dalam ajaran agama merubahnya menjadi tolak ukur keimanan seseorang.

Nurdinillah Ade Katari, tinggal di Perum.Sumput Asri, Driyorejo, Gresik – Jawa Timur (61177). 
Email : naksirq@yahoo.co.id
Facebook : https://www.facebook.com/nurdinillah
Blog : http://naksirq.blogspot.com/http://www.kompasiana.com/nurdinillah, dan http://naksirq.wix.com/rahasiaku

 

‎[Esai Mini Sabtu, 15 Desember 2012]
Ragam Tato
Oleh : Nurdinillah Ade Katari

Tato bisa disebut juga sebagai rajah yaitu seni yang dituangkan ke dalam tubuh secara permanen. 

Tato diperkirakan ada semenjak abad 3000 SM (Wikipedia).

Jenis tato dalam peradaban dunia yaitu :

1. Tato Filosofis :
Tato Filosofis adalah tato yang menggambarkan makna tersembunyi dalam setiap kehidupan manusia.

2. Tato Identitas :
Tato Identitas merupakan salah satu seni rajah tubuh yang dilakukan oleh berbagai suku-suku pedalaman, sebagai bentuk dari perbedaan antar suku maupun strata sosial dalam setiap suku.

3. Tato Style :
Sesuai dengan namanya, bahwa Tato Style digunakan hanya sebagai model tertentu, untuk melengkapi kekurangan dari kepuasan yang pernah mereka lakukan.

Nurdinillah Ade Katari, tinggal di Perum.Sumput Asri, Driyorejo, Gresik – Jawa Timur (61177). 
Email : naksirq@yahoo.co.id
Facebook : https://www.facebook.com/nurdinillah
Blog : http://naksirq.blogspot.com/http://www.kompasiana.com/nurdinillah, dan http://naksirq.wix.com/rahasiaku

 

‎[Esai Mini Sabtu, 15 Desember 2012]
Menjadi Hero, Tidak Perlu Bertato Mas Bro
Oleh : Miyos Ndaru Sejati

Beberapa orang memilih bertato, hanya untuk terlihat hebat. Rasa sakit, hilangnya kemulusan kulit, tertular penyakit akibat si penato kurang menjaga kebersihan pada jarumnya, itu semua merupakan dampak negatif dari bertato. Larangan khusus bagi para muslim untuk tidak menato tubuhnya, juga diperjelas oleh Rasululloh SAW: “Allah SWT melaknat wanita yang menyambung rambutnya dan yang meminta disambungkan, wanita yang mentato dan yang meminta ditatokan.” (HR. Bukhari no. 5933).

Sebelum melakukan sesuatu coba pertimbangkan dahulu manfaat dan kerugiannya. Mulailah dengan mencuci piring sendiri setelah makan, membantu adik mengerjakan tugas tambahan, atau menyingkirkan kerikil yang mengganggu pengguna jalan, itulah yang dinamakan hero sungguhan.

Miyos Ndaru Sejati lahir di Mataram, 20 Agustus 1990. Gadis berdarah jawa ini, mulai menyukai dunia menulis, berawal dari hobi berkirim surat dengan pamannya. Kini ia tengah sibuk menyusun skripsi.

 

 

[Opini/Esai Mini Sabtu, 15 Desember 2012]

Koherensi antara Tato dan Kematian
Oleh: Dea Meigina Kamal

Tato merupakan bentuk tunggal dari keabsahan pemikiran seseorang yang terintegrasi dengan imajinasinya untuk mencapai suatu kepuasan batiniah. Akan tetapi, saya menilai bahwa bentuk pengeksistensian diri lewat cara seperti ini adalah salah. Pengaplikasian seni ini hanya mengundang dampak negatif ketimbang positifnya.

Mentato tubuh hanya akan merusak tubuh orang tersebut. Hal ini karena pewarna yang digunakan menghancurkan sel tubuh yang memicu peradangan hingga infeksi. Selain itu, proses yang tidak steril memungkinkan penggunanya tertular penyakit berbahaya seperti AIDS dan hepatitis. Dengan demikian, mentato tubuh hanya akan membuat anda lebih dekat dengan kematian, sementara rasa kepuasan yang didapat hanya bernilai sementara.

Dea Meigina Kamal, atau biasa dipanggil Dea, amat menyukai segala hal berbentuk kucing, manga, dan sastra. Dea dapat dihubungi melalu : facebook (Dea Meigina Kamal); twitter ( @DeaMKamal ).

 

 

‎[Opini/Esai Mini Sabtu, 15 Desember 2012] 

Tato Itu Unik 
Oleh Nelly Nezza 

Seperti melihat kisah hidup seseorang, lihatlah dari tatonya. Aneka bentuk dan ragam menggambarkan seperti apa yang mereka tonjolkan ke dalam bentuk ukiran di permukaan kulit. 
Menurut pendapat orang bertato, tato itu ekspresi penyaluran ketidakpuasan. Bukan sekedar seni atau menyakiti diri sendiri. Tapi lambang. Lambang akan masa lalu. Tengoklah ustad yang bertato. 

Kalau menurut saya, tato itu identik dengan gambar atau lukisan unik. Terasa lebih sexy bila berada di bagian-bagian tertentu. Walau menurut agama Islam adalah haram. 
Kita serahkan kembali pada masing-masing individu yang telah bertato jauh-jauh hari. 

Biodata penulis 
Nelly Nezza, seorang ibu rumah tangga yang menyukai puisi dan warna biru. Bisa di hubungi di akun FB Nelly Nezza atau email dinda.nezza@yahoo.com

 Gambar “KITA IBARAT KARDUS. TERKENA HUJAN DAN BASAH… “

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s